Membantu kantor hukum mengelola proses penanganan klien dan perkara secara lebih terstruktur dan terhubung. Informasi, dokumen, tim, agenda, aktivitas, dan perkembangan perkara ditempatkan dalam satu perjalanan kerja.
Proses dapat dimulai dari konsultasi atau informasi awal klien. Para pihak, posisi klien, kronologi, fakta, isu yang dihadapi, tujuan, dan dokumen pendukung menjadi konteks awal.
AI membantu merangkum, menghubungkan informasi, menunjukkan bagian yang perlu dilengkapi, dan menyiapkan bahan awal. Profesional hukum memeriksa, mengoreksi, memberi arahan, dan menentukan tindak lanjut.
Informasi tidak berhenti sebagai kumpulan file atau catatan terpisah. Setiap bagian dihubungkan dengan perjalanan perkara yang sedang ditangani.
Konteks klien, posisi, para pihak, fakta, isu, dan tujuan penanganan.
Ketua tim, anggota, pembagian penugasan, serta riwayat perubahan tim.
Dokumen masuk, persiapan, yang disampaikan atau diajukan, dan dokumen hasil.
Pemeriksaan, pemanggilan, persidangan, mediasi, pertemuan, koordinasi, dan aktivitas terkait.
Pekerjaan sebelum maupun sesudah agenda atau perkembangan perkara.
Kejadian yang benar-benar telah berlangsung sepanjang penanganan perkara.
Agenda dapat berupa pemanggilan atau pemeriksaan oleh penyidik, persidangan, mediasi, pertemuan dengan klien, persiapan saksi atau ahli, koordinasi Tim Kuasa Hukum, rapat internal, maupun kegiatan lain yang berkaitan dengan perkara.
Agenda menunjukkan apa yang akan atau sedang dilakukan. Timeline mencatat apa yang benar-benar telah terjadi. Hasil pemeriksaan, persidangan, pertemuan, penerimaan atau penyampaian dokumen, serta perkembangan penting lainnya membentuk riwayat perkara.
Berdasarkan konteks yang tersedia, AI dapat membantu menemukan dan menghubungkan informasi, membaca dan merangkum dokumen, merangkum perkembangan, mengidentifikasi hal yang perlu diperhatikan, serta menyiapkan bahan analisis dan kemungkinan tindak lanjut.
Ketika diperlukan analisis terhadap perkara atau dokumen, hasil AI menjadi bahan kerja untuk diperiksa, dikoreksi, dan diarahkan oleh profesional hukum.
Dashboard membantu melihat perkara aktif, agenda hari ini dan mendatang, tim yang bertugas, tugas yang perlu diselesaikan, dokumen yang perlu diperhatikan, dan perkembangan terbaru. Agenda lintas perkara dapat dilihat bersama sehingga kebutuhan koordinasi tim dan potensi benturan jadwal lebih mudah diketahui.
Tahap 0 dibuat untuk memberi gambaran besar yang dapat dilihat dan dicoba. Bukan untuk mengunci satu pola kerja bagi semua kantor hukum, tetapi sebagai bahan melihat, mencoba, dan mendiskusikan bentuk penerapan sebelum dikembangkan berdasarkan kebutuhan nyata di lapangan.
Buka Functional Demo